APK APBN Pengadilan Agama Situbondo, Merinta Prameswari, S.A., mengikuti Webinar “Bimasakti - Akuntansi Belanja dan Beban” pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti secara daring dari ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo. Webinar menghadirkan Ferarizcha Romadhona sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman mengenai akuntansi belanja dan beban dalam pengelolaan keuangan pemerintah. Materi yang disampaikan membahas pengertian, jenis, dan klasifikasi beban serta belanja dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Keikutsertaan Merinta Prameswari menjadi bagian dari upaya Pengadilan Agama Situbondo dalam meningkatkan kompetensi pengelolaan anggaran dan keuangan.

Dalam materi webinar, dijelaskan mengenai pengertian beban dalam konteks laporan operasional atau LO. Beban merupakan penurunan manfaat ekonomi atau potensi jasa atau biaya yang timbul akibat transaksi selama periode laporan yang berdampak pada penurunan ekuitas. Penurunan tersebut dapat berupa pengeluaran, konsumsi aset, atau timbulnya kewajiban. Pemahaman terhadap definisi beban menjadi dasar untuk mengenali transaksi yang termasuk dalam kategori tersebut. Materi juga memperkenalkan berbagai jenis beban yang terdapat dalam pengelolaan keuangan pemerintah. “Beban adalah penurunan manfaat ekonomi atau potensi jasa yang timbul akibat transaksi selama periode laporan,” ujar narasumber.

Materi selanjutnya membahas jenis-jenis beban operasional berdasarkan klasifikasi ekonomi. Beban operasional yang ditampilkan meliputi beban pegawai, beban persediaan, beban barang dan jasa, serta beban pemeliharaan. Selain itu, terdapat beban perjalanan dinas, beban barang untuk diserahkan kepada masyarakat atau pemerintah daerah, dan beban pembayaran kewajiban utang. Jenis lainnya mencakup beban subsidi, beban hibah, beban bantuan sosial, beban lain-lain, dan beban transfer. Materi juga mencantumkan beban penyusutan dan amortisasi serta beban penyisihan piutang tidak tertagih. “Pemahaman terhadap jenis-jenis beban menjadi bagian penting agar setiap transaksi dapat diklasifikasikan sesuai dengan karakteristiknya,” papar narasumber.
Selain beban operasional, materi juga menjelaskan adanya beban kegiatan nonoperasional yang diklasifikasikan selain berdasarkan klasifikasi ekonomi. Jenis tersebut antara lain beban pelepasan aset dan beban penyelesaian kewajiban jangka panjang. Materi juga mencantumkan beban dari kegiatan nonoperasional lainnya. Contohnya meliputi beban selisih kurs terealisasi dan beban penyesuaian nilai persediaan. Pembahasan tersebut memberikan gambaran bahwa pencatatan beban perlu memperhatikan jenis kegiatan yang menimbulkannya.