img-logo img-logo
Pegawai PA Situbondo Ikuti Webinar Strategi Peningkatan Kompetensi dan Pengembangan Karier ASN
Pegawai PA Situbondo Ikuti Webinar Strategi Peningkatan Kompetensi dan Pengembangan Karier ASN
Tanggal Rilis Berita : 04 November 2026, Pukul 15:59 WIB, Telah dilihat 8 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Pegawai Pengadilan Agama Situbondo, Merinta Prameswari, S.A., mengikuti Webinar Strategi Peningkatan Kompetensi dan Pengembangan Karier ASN melalui Hasil Assessment pada Rabu, 4 November 2026. Kegiatan tersebut disaksikan secara daring dari Ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo dengan menghadirkan Muhammad Zaenal Muttaqin sebagai narasumber. Materi webinar mengulas pemanfaatan hasil assessment sebagai dasar penyusunan profil kompetensi, analisis kesenjangan kemampuan, serta perencanaan pengembangan karier aparatur sipil negara. Pembahasan juga menempatkan pengelolaan data assessment sebagai instrumen penting agar pengembangan kompetensi ASN tidak hanya berdasarkan perkiraan, tetapi mengacu pada data yang terinventarisasi dan tervalidasi.

<img src="https://i.ibb.co.com/HDMR1Wf5/Whats-App-Image-2026-11-04-at-15-55-00.jpg" alt="Whats-App-Image-2026-11-04-at-15-55-00" border="0">

Dalam pemaparan materi, disampaikan data BKN per 1 Agustus 2026 yang mencatat jumlah ASN Kabupaten Indramayu sebanyak 15.914 orang, sementara 865 ASN telah mengikuti assessment atau profiling selama periode 2023–2025. Cakupan assessment tersebut baru mencapai 5,43 persen dari keseluruhan ASN, sehingga masih terdapat kebutuhan untuk memperluas pelaksanaan penilaian kompetensi. Kondisi tersebut menjadi salah satu isu strategis karena hasil assessment belum dimanfaatkan secara optimal dan belum sepenuhnya terintegrasi dengan perencanaan pengembangan kompetensi maupun pola karier ASN. Narasumber menekankan bahwa, “Hasil assessment perlu dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan kompetensi dan karier ASN secara sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan."

<img src="https://i.ibb.co.com/JRVdnv7V/Whats-App-Image-2026-11-04-at-15-55-01.jpg" alt="Whats-App-Image-2026-11-04-at-15-55-01" border="0">

Strategi yang dipaparkan mencakup tahapan inventarisasi dan konsolidasi hasil assessment, penyusunan profil kompetensi ASN, analisis kesenjangan kompetensi (competency gap analysis), hingga penyusunan rencana pengembangan individu atau Individual Development Plan (IDP). Hasil analisis tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk mengarahkan program peningkatan kompetensi, pengembangan karier, pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), serta pembentukan talent pool dan manajemen talenta. Materi juga menjelaskan perlunya dukungan kebijakan melalui Keputusan Bupati, Roadmap Pengembangan Kompetensi ASN 2026–2029, Standar Operasional Prosedur pemanfaatan hasil assessment, serta pedoman pelaksanaan. Dengan alur tersebut, data assessment diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan kepegawaian yang lebih objektif, terukur, transparan, dan berbasis kebutuhan organisasi.

Webinar turut menguraikan tahapan penerapan program dalam jangka pendek pada 2026, jangka menengah 2027–2028, dan jangka panjang hingga 2029. Manfaat yang ditargetkan tidak hanya berupa peningkatan kompetensi individu, tetapi juga kesiapan organisasi dalam mengisi jabatan strategis serta perbaikan kualitas pelayanan publik. Bagi ASN, pemanfaatan hasil assessment dapat memberikan arah pengembangan kemampuan dan karier yang lebih jelas, sedangkan bagi organisasi dapat memperkuat tata kelola sumber daya manusia berbasis sistem merit. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Merinta Prameswari memperoleh tambahan wawasan mengenai pengelolaan kompetensi dan pengembangan karier ASN yang terencana dengan menjadikan hasil assessment sebagai salah satu dasar pengambilan kebijakan kepegawaian.