img-logo img-logo
KASUBAG PTIP PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR VIRTUAL SHARING SERI 16 OLEH BPSDM KALBAR
KASUBAG PTIP PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR VIRTUAL SHARING SERI 16 OLEH BPSDM KALBAR
Tanggal Rilis Berita : 15 Oktober 2025, Pukul 09:24 WIB, Telah dilihat 43 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Selasa, 14 Oktober 2025, Kasubag PTIP Pengadilan Agama Situbondo, Ahmad Muhammad N. Afifi, S.E., mengikuti kegiatan Webinar Virtual Sharing seri ke-16 yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti dari ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo. Webinar ini mengangkat isu-isu aktual dalam dunia kerja serta pentingnya komunikasi efektif di lingkungan aparatur sipil negara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi ASN dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik.

WhatsApp Image 2025 10 15 at 08.53.14 1

Dalam sesi pertama, narasumber Fauzi Noer Wenda memaparkan materi dengan tema “Apa yang Terjadi dalam Dunia Kerja Sekarang Ini?”. Ia menjelaskan bahwa dunia kerja saat ini dihadapkan pada tantangan komunikasi dan kolaborasi antarpegawai. “Sering terjadi konflik antar ASN karena miskomunikasi, padahal akar masalahnya bisa diselesaikan dengan komunikasi yang lebih terbuka,” tuturnya. Selain itu, ekspektasi publik yang semakin tinggi menuntut ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalismenya.

WhatsApp Image 2025 10 15 at 08.53.14 2

Narasumber juga menyoroti kesulitan dalam membangun kolaborasi lintas bidang yang kerap terjadi di lingkungan kerja. Materi ini mengajak peserta untuk merefleksikan kondisi kerja mereka masing-masing. Lebih lanjut, Fauzi Noer Wenda menegaskan bahwa tantangan terbesar ASN saat ini adalah membangun kepercayaan di tengah masyarakat yang semakin kritis. Menurutnya, kemampuan komunikasi dan kerja sama menjadi kunci utama dalam membangun citra positif instansi. Ia juga menyinggung kesulitan yang sering muncul dalam meyakinkan tim atau atasan terhadap ide dan solusi yang diusulkan.

“Kita harus belajar berkomunikasi dengan cara yang lebih persuasif dan berbasis empati,” tegasnya. Peserta tampak mencatat poin-poin penting yang disampaikan narasumber. Materi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya komunikasi strategis dalam pelayanan publik. Pada sesi berikutnya, Fauzi Noer Wenda memperkenalkan konsep 4P Komunikasi Pelayanan Publik. Konsep ini meliputi Purpose, Presence, Process, dan Perception sebagai pilar utama dalam komunikasi aparatur negara. Ia menjelaskan bahwa Purpose berarti menyampaikan pesan yang jelas dan bernilai layanan kepada masyarakat. Sementara itu, Presence menuntut ASN untuk tampil percaya diri, ramah, dan empatik dalam memberikan pelayanan.

“ASN harus mampu membangun citra positif melalui perilaku komunikatif yang baik,” ujar Fauzi dengan penuh semangat. Konsep ini mendapat perhatian besar dari seluruh peserta webinar. Dalam pembahasan tentang Process, Fauzi menekankan pentingnya membangun komunikasi dua arah, bukan sekadar menyampaikan instruksi. Menurutnya, komunikasi yang efektif akan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Selanjutnya, Fauzi menguraikan aspek Perception yang berfokus pada menjaga citra dan kredibilitas instansi di mata publik. Ia menegaskan bahwa citra instansi sangat dipengaruhi oleh perilaku dan cara komunikasi para ASN.