Pada hari Senin, 17 November 2025, Pengadilan Agama Nganjuk mengikuti kegiatan Dialog Digital yang diselenggarakan oleh DP3AK (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan) Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini mengangkat tema “Marsinah, Pahlawan Perempuan dari Jawa Timur sebagai Pejuang Sosial dan Kemanusiaan” dan dilaksanakan secara daring. Dialog dimulai pukul 13.00 WIB dan diikuti dari Ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Nganjuk. Kehadiran Pegawai Kesekretariatan Elzam Faiz Al Hakim, S.H. mewakili Pengadilan Agama Nganjuk menjadi bukti komitmen lembaga dalam mendukung penguatan nilai-nilai perjuangan sosial dan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur, Dr. Tri Wahyu Liswati, M.Pd., menekankan pentingnya mengenang perjuangan Marsinah sebagai simbol keberanian perempuan Jawa Timur. Beliau menyampaikan bahwa Marsinah bukan hanya pejuang buruh, tetapi juga sosok yang menginspirasi dalam memperjuangkan hak-hak sosial dan kemanusiaan. Nilai-nilai perjuangan Marsinah harus terus diwariskan kepada generasi muda agar semangat keadilan tetap hidup. Hal ini menjadi relevan dalam konteks pembangunan masyarakat yang berkeadilan dan berkesetaraan gender.

Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A., turut memberikan pandangan dalam dialog tersebut. Beliau menegaskan bahwa Marsinah adalah teladan nyata bagi masyarakat Nganjuk dan Jawa Timur dalam memperjuangkan hak-hak buruh serta keadilan sosial. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga peradilan, dan masyarakat untuk menjaga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan. Dengan mengenang Marsinah, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Pesan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan sosial tidak boleh berhenti di masa lalu, tetapi harus terus dilanjutkan di masa kini.
Dengan terlaksananya Dialog Digital bertema “Marsinah, Pahlawan Perempuan dari Jawa Timur sebagai Pejuang Sosial dan Kemanusiaan”, diharapkan seluruh peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai perjuangan Marsinah dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran Pengadilan Agama Nganjuk melalui perwakilannya menunjukkan dukungan terhadap gerakan sosial yang mengedepankan keadilan dan kemanusiaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran bersama akan peran perempuan dalam sejarah perjuangan bangsa. Penutup kegiatan ini menegaskan bahwa semangat Marsinah harus terus hidup sebagai inspirasi bagi masyarakat Jawa Timur dalam membangun masa depan yang lebih adil, berbudaya, dan berkeadilan sosial.
Follow juga akun Media Sosial PA. Nganjuk :
Website : https://www.pa-nganjuk.go.id/
Instagram : https://www.instagram.com/panganjuk/
Facebook : https://www.facebook.com/pengadilanagama.nganjuk/
Youtube : https://www.youtube.com/@panganjuktv9264/videos
Tiktok : https://www.tiktok.com/@panganjuk
Twitter : https://x.com/pa_nganjuk/