Bertepatan pada pagi hari Senin, 08 Desember 2025, Pengadilan Agama Nganjuk diwakili oleh Irwan Abd. Rahman, S.H., M.H. selaku Kasubbag Kepegawaian turut serta dalam webinar nasional bertajuk "Strategi Praktis Melindungi Informasi Internal Saat Menggunakan AI" secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Binar Academy bekerja sama dengan Microsoft Elevate, Komdigi, dan mitra terkait pada pukul 13.00 - 15.00 WIB. Pembukaan acara disampaikan oleh moderator, yang memotivasi peserta dengan menekankan bahwa di era AI yang semakin terintegrasi dalam pekerjaan ASN, perlindungan data internal bukan hanya kewajiban etis, melainkan fondasi keamanan nasional untuk mencegah kebocoran informasi sensitif.

Dalam sesi pertama, narasumber utama Mas Aldo, seorang pakar keamanan siber dengan pengalaman di bidang data analis dari Maybank, memaparkan dasar-dasar risiko kebocoran data saat menggunakan AI seperti Copilot atau tools serupa di ekosistem Microsoft 365. Beliau menjelaskan bahwa AI dapat "menghafal" informasi sensitif dari prompt pengguna, sehingga berpotensi membocorkan data internal seperti dokumen perkara atau informasi pribadi jika tidak dikelola dengan baik. Mas Aldo menekankan pentingnya prinsip "trust but verify", di mana pengguna harus selalu memverifikasi output AI dan menghindari input data rahasia, dengan contoh kasus nyata di mana kebocoran data menyebabkan kerugian jutaan rupiah bagi organisasi pemerintah.

Dilanjutkan dengan membahas strategi praktis seperti penggunaan enkripsi dan kebijakan internal untuk melindungi informasi. Beliau menyampaikan bahwa ASN harus menerapkan aturan "least privilege", yaitu hanya memasukkan data minimal ke AI, serta memanfaatkan fitur privasi bawaan seperti data isolation di Microsoft Azure untuk mencegah akses tidak sah. Tips membangun budaya keamanan melalui pelatihan rutin, dengan contoh bagaimana lembaga pemerintahan di Indonesia telah berhasil mengurangi risiko hingga 70% melalui audit AI berkala.

Webinar ditutup oleh moderator dengan ringkasan program Garuda AI 2025 yang menekankan integrasi keamanan data sebagai prioritas utama, termasuk akses gratis ke modul self-learning di LMS Garuda untuk sertifikasi global bagi 145.000 ASN. Kegiatan ini tidak hanya menyediakan strategi actionable untuk melindungi informasi internal, tetapi juga memperkuat komitmen Pengadilan Agama Nganjuk dalam transformasi digital yang aman dan berkelanjutan. Pengadilan Agama Nganjuk berharap partisipasi ini menjadi katalisator bagi pegawai untuk menerapkan praktik terbaik AI, sehingga pelayanan hukum agama tetap andal, rahasia, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, dengan dorongan untuk bergabung di komunitas Garuda AI guna kolaborasi lebih lanjut.
Follow juga akun Media Sosial PA. Nganjuk :
Website : https://www.pa-nganjuk.go.id/
Instagram : https://www.instagram.com/panganjuk/
Facebook : https://www.facebook.com/pengadilanagama.nganjuk/
Youtube : https://www.youtube.com/@panganjuktv9264/videos
Tiktok : https://www.tiktok.com/@panganjuk
Twitter : https://x.com/pa_nganjuk/