Malang - Jawa Timur. Pengadilan Agama Kota Malang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 pada Senin, 1 Juni 2026 di halaman kantor Pengadilan Agama Kota Malang. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Kota Malang, dengan Inspektur Upacara Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Malang, Ibu Izzatun Tiyas Rohmatin, S.H.I., S.H., M.H., hakim, pejabat struktural dan fungsional, ASN, PPNPN, hingga tenaga outsourcing. Selain itu, upacara juga dihadiri oleh sejumlah pegawai dari satuan kerja pengadilan agama lainnya sebagai bentuk kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah bangsa Indonesia. “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia” menjadi tema yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 903/SEK/HM3.1.1/V/2026 tanggal 25 Mei 2026 tentang Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan mengenakan pakaian dinas sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan upacara bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme serta memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai dasar negara dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum untuk memperkokoh komitmen kebangsaan dan persatuan di tengah keberagaman,” disampaikan dalam amanat upacara.

Selama pelaksanaan upacara, peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib dan khidmat. Prosesi diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta amanat peringatan Hari Lahir Pancasila. Suasana kebangsaan terasa kuat dengan semangat persatuan yang ditunjukkan seluruh peserta upacara. “Nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil, profesional, dan berintegritas,” ujar salah satu peserta usai kegiatan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Bagi aparatur peradilan, nilai-nilai Pancasila menjadi landasan moral dalam menegakkan hukum dan keadilan bagi masyarakat pencari keadilan. Kehadiran seluruh pegawai serta perwakilan satuan kerja lain menunjukkan komitmen bersama dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan peradilan. “Semangat Pancasila harus terus hidup dalam setiap langkah pengabdian untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan,” menjadi pesan yang mengemuka dalam peringatan tersebut.
