img-logo img-logo
PA Nganjuk Asah Keterampilan Komunikasi Lintas Generasi dalam Diskusi Online Ditjen KPAII Kemenperin RI
PA Nganjuk Asah Keterampilan Komunikasi Lintas Generasi dalam Diskusi Online Ditjen KPAII Kemenperin RI
Tanggal Rilis Berita : 09 Desember 2025, Pukul 12:03 WIB, Telah dilihat 45 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Nganjuk

Pengadilan Agama Nganjuk (PA Nganjuk) melanjutkan agenda peningkatan kapasitas sumber daya manusia dengan mengikuti kegiatan Diskusi Online yang sangat relevan dengan tantangan era digital. Kegiatan ini berfokus pada tema "Komunikasi Sinkron Lintas Generasi," sebuah topik krusial mengingat pesatnya perubahan teknologi dan interaksi antar usia di lingkungan kerja maupun masyarakat. Acara ini diselenggarakan secara daring oleh Ditjen KPAII Kementerian Perindustrian RI pada hari Senin, 8 Desember 2025, tepat pukul 10.00 WIB. Dari Ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Nganjuk, diskusi ini secara resmi diikuti oleh Pegawai Kesekretariatan, Anendya Dewi Ratih, S.Kom.

Whats-App-Image-2025-10-28-at-13-58-31

Diskusi daring ini menghadirkan narasumber tunggal yang memiliki latar belakang kuat di bidang media dan literasi, yakni Gustav Aulia, S.T., M.I., Kom., yang menjabat sebagai Ketua Subkomisi Apresiasi dan Promosi Lembaga Sensor Film RI. Dalam pemaparannya, beliau memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana media dan konten digital secara sinkron (real-time) membentuk pola pikir dan gaya komunikasi antar generasi, mulai dari Generasi Z hingga Baby Boomers. Gustav Aulia memaparkan bahwa kesenjangan komunikasi sering kali timbul bukan hanya dari perbedaan bahasa, tetapi juga dari cara setiap generasi mengolah informasi dan berinteraksi melalui platform digital yang berbeda. Oleh karena itu, pemahaman bersama atas ruang digital adalah kunci untuk menciptakan dialog yang efektif.

Cuplikan-layar-2025-12-08-100835

Gustav Aulia juga secara spesifik menekankan pentingnya peran Lembaga Sensor Film (LSF) sebagai institusi yang mengedukasi masyarakat, bukan hanya menyaring, mengenai konten yang layak tonton dan aman. Beliau menggarisbawahi perlunya setiap individu, termasuk pegawai, memiliki literasi digital yang tinggi agar mampu menyaring informasi dan menghindari miskomunikasi atau dampak negatif dari konten yang tidak sesuai. Literasi digital ini menjadi fondasi agar komunikasi sinkron, baik dalam rapat virtual maupun interaksi sosial sehari-hari, dapat berlangsung secara etis, produktif, dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Tujuannya adalah memanfaatkan teknologi sebagai alat penghubung, bukan pemisah, antar generasi.

Partisipasi aktif Anendya Dewi Ratih, S.Kom., dalam forum ini menegaskan upaya PA Nganjuk untuk terus beradaptasi dan meningkatkan keterampilan komunikasi di tengah era transformasi digital. Pengetahuan yang diperoleh dari diskusi yang diselenggarakan Ditjen KPAII Kementerian Perindustrian RI ini sangat bermanfaat untuk diaplikasikan dalam lingkungan kerja, khususnya dalam menjembatani perbedaan cara berkomunikasi antar pegawai. Diharapkan, pemahaman yang kuat tentang dinamika komunikasi lintas generasi ini dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis. Secara keseluruhan, diskusi ini menjadi bekal berharga bagi PA Nganjuk dalam menghadapi tantangan komunikasi di masa depan.

Follow juga akun Media Sosial PA. Nganjuk :

Website : https://www.pa-nganjuk.go.id/             

Instagram : https://www.instagram.com/panganjuk/

Facebook : https://www.facebook.com/pengadilanagama.nganjuk/

Youtube : https://www.youtube.com/@panganjuktv9264/videos

Tiktok : https://www.tiktok.com/@panganjuk

Twitter : https://x.com/pa_nganjuk/